Mengenal Jenis-Jenis Sablon #2

Sablon merupakan teknik mencetak tinta di atas bahan dengan bentuk yang kita hendaki. Indonesia sendiri banyak bermunculan bidang usaha sablon, tidak perlu modal besar untuk memulainya.

Teknik sablon kaos manual adalah teknik yang paling masyhur dalam dunia percetakan maupun penyablonan. Selain peralatannya yang sederhana dan terjangkau, kualitas dari sablon kaos manual memang belum tertandingi.

Bahkan oleh sablon kaos digital sekalipun. Kalaupun ada yang kualitasnya bagus, harganya pun tentu tak semurah sablon kaos dengan teknik manual.

Berikut beberapa jenis sablon #2 :

Beludru (Flocking)

Sablon flocking, atau yang biasa disebut dengan sablon beludru atau emboss adalah sablon model manual yang menghasilkan efek Beludru. Pada dasarnya beludru merupakan bahan plastik sintesis yang berserat seperti kulit.

Sablon flocking berbeda dari yang lain karena baru bisa diaplikasikan pada satu warna dan hanya berbentuk tulisan sederhana saja. Gambaran umum teknis penyablonan model flocking adalah dengan menambahkan kertas atau taburan bubuk di atas lem flocking atau pasta dan membiarkannya tersisa mengikuti lem sesuai bentuknya.

Biasanya flock atau beludru memiliki efek timbul dan ketebalannya berkisar 1 sampai 20 milimeter. Dalam teknik pengerjaanya, sablon flocking membutuhkan mesin heat press.

Timbul (Puffy atau Foaming)

Sering disebut dengan puff print, sablon dengan bahan karet yang menghasilkan efek timbul ini membutuhkan proses pemanasan khusus agar efek timbul yang dihasilkan bisa maksimal. Cat karet yang dihasilkan oleh tinta sablon foaming akan timbul seperti foam.

Jenis sablon ini tersedia dalam dua jenis basis cairan, baik berbasis air maupun berbasis minyak. Oleh karenanya, sablon timbul bisa dikombinasikan dengan cat rubber dan juga plastisol. Akan tetapi hasil akhirnya akan berbeda.

Namun sayangnya kualitas sablon timbul kurang mumpuni, apalagi setelah dicuci. Biasanya sablon timbul hanya bisa bertahan paling banyak hingga delapan sampai sepuluh kali cucian. Itulah mengapa sablon timbul kurang laku di pasaran.

Glitter

Glitter adalah pewarna yang terbuat dari micca yang digunakan untuk menghasilkan efek kerlap kerlip pada lapisan terakhir sablon kaos. Biasanya sablon glitter menggunakan bahan medium yang dicampur dengan glitter itu sendiri.

Hasil sablon dari glitter akan tampak modern dan glamor karena unsur transparan yang dihasilkan. Sablon glitter memiliki beragam jenis permukaan, dari mulai yang berbentuk paling halus hingga yang berbentuk paling kasar.

Foil

Sesuai dengan namanya, Foil adalah teknik sablon manual dengan menggunakan lapisan bahan kertas logam (seperti alumunium foil). Jenis sablon ini memberikan efek mengkilat dan memantul pada sablon.

Dalam proses penyablonannya, sablon dengan metode foil menggunakan lapisan kertas logam yang direkatkan dengan perekat khusus. Bahan kertas untuk sablon foil pun hanya tersedia dalam pilihan beberapa warna saja.

Bahan ini juga hanya bisa diaplikasikan pada desain kaos yang sederhana. Untuk satu pesanan hanya bisa menggunakan satu warna. Dibandingkan dengan bahan sablon manual lainnya, Foil lebih membutuhkan perhatian khusus dalam perawatannya.

High Density

High density adalah jenis sablon kaos manual berbahan dasar plastiol. Bedanya, dalam proses pembuatannya sablon high density menggunakan keramik sebagai screen. Hal Ini berfungsi agar cat plastisol menghasilkan efek sablon timbul yang tajam.

Ketinggian efek timbul dari sablon high density berkisar antara sepuluh hingga tiga puluh milimeter. Cara pembuatan sablon high density adalah dengan digesut atau disablon berulang-ulang hingga mencapai efek timbul yang diinginkan.

Selain menghasilkan efek timbul transparan, tinta ini juga menghasilkan efek sablon yang mengkilap dan terkesan basah. Namun sablon high density juga dibuat dengan settingan agar terlihat doff.

Reflektif

Jenis sablon ini menggunakan cat khusus yang memiliki efek menyala jika disinari cahaya atau lampu. Efek menyala ini akan tertampak terlihat jelas jika disinari dari jarak kurang lebih tiga meter.

Jenis sablon reflektif biasanya menggunakan cat produksi pabrik 3M. Namun sablon kaos dengan model ini jarang ditawarkan produsen sablon kaos, mengingat bahan baku yang sulit ditemukan di toko supplier peralatan sablon kaos.

Demikian beberapa jenis sablon yang bisa kita sampaikan.

Leave a Comment